9 Cara Mengatasi Maag yang Paling Efektif

Maag bisa menyerang siapa saja kapan saja. Penyebab kekambuhan maag biasanya adalah pilihan makanan yang tidak sehat atau pola makan yang terlambat. Gejala yang muncul bisa ringan atau berat yang mengganggu aktivitas. Namun, tidak perlu khawatir karena kondisi ini mudah diobati. Jadi, cari tahu cara mengobati dan mengatasi maag Anda selanjutnya.

Cara Mengatasi Maag Paling Ampuh

Menurut situs Mayo Clinic, sakit maag adalah sekumpulan gejala yang meliputi mulas, mual, dan kembung, disertai rasa panas di dada dan tenggorokan. Gejala mungkin karena refluks asam atau mungkin menunjukkan iritasi pada dinding lambung karena infeksi atau peradangan H. pylori.

Kabar baiknya, gejala penyakit maag bisa Anda atasi dengan memperbaiki pola makan, antara lain:

1. Makan dalam jumlah sedikit tapi sering

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengobati maag adalah selalu berusaha makan dalam porsi kecil di waktu yang tepat agar Anda bisa makan lebih sering.

Juga, makan perlahan. Berkonsentrasilah untuk mengunyah makanan Anda dengan baik dan tidak makan terlalu banyak. Cara mengatasi maag ini sangat efektif karena lama kelamaan lambung tidak terisi makanan sehingga terhindar dari peningkatan asam lambung.

2. Jangan langsung berbaring setelah makan

Untuk mengatasi sakit maag lebih efektif, jangan berbaring atau tidur setelah makan. Disarankan untuk meninggalkan interval 2-3 jam setelah makan. Tujuannya agar maag tidak kambuh lagi karena asam lambung yang dihasilkan setelah makan naik ke kerongkongan.

Namun, jangan lupa gunakan waktu ini untuk melakukan gerakan aktif seperti melompat juga, karena dapat menyebabkan gejala maag kambuh. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan waktu ini untuk berjalan perlahan saat Anda mencerna makanan, yang akan membuat buang air besar Anda lebih mudah dan mencegah asam lambung naik melalui perut Anda.

3. Batasi asupan makanan pedas dan asam

Aneka masakan, seperti pedas, asam, manis, dan umami memiliki cita rasa tersendiri. Nah, perlu Anda ketahui bahwa cara mengatasi maag adalah dengan menghindari atau membatasi makanan yang memiliki rasa tertentu seperti pedas, asam, atau asin.

Makanan pedas yang mengandung capsaicin dapat mengiritasi dinding lambung atau lambung yang sudah rusak. Seperti asam, mereka menciptakan lingkungan asam di perut.

Makanan asin cenderung digoreng dan asin, tetapi karena tinggi lemak, mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna di perut. Semua ini dapat menyebabkan dan bahkan memperburuk gejala maag.

Sebaiknya, pilihlah makanan untuk penderita maag, termasuk makanan yang tidak asam, tidak pedas dan tentunya rendah lemak. Perbanyak konsumsi buah-buahan berair manis dan sayuran hijau seperti melon dan pisang.

4. Makan makanan yang mengandung probiotik

Makanan tertentu harus dihindari jika Anda menderita maag. Namun, dianjurkan untuk meningkatkan asupan makanan probiotik. Makanan ini digunakan sebagai cara untuk mengatasi maag karena mengandung bakteri yang mirip dengan bakteri baik di usus Anda.

Tahukah Anda bahwa infeksi bakteri adalah penyebab maag? Ya, melawan infeksi ini membutuhkan lebih banyak bakteri baik di usus Anda untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

Makanan dengan probiotik yang aman untuk penderita maag antara lain yoghurt rendah gula dan tempe.

5. Minum teh herbal

Cara ampuh lainnya untuk membantu menyembuhkan maag, selain minum obat dari apotek, adalah dengan minum teh herbal. Teh ini berbeda dengan teh biasa karena menggunakan jahe atau chamomile kering.

Cara penyajiannya adalah dengan merebus air dengan beberapa sendok makan irisan jahe atau chamomile. Saat air mendidih, saring dan tuangkan ke dalam gelas. Anda bisa menikmati rebusan air jahe atau teh chamomile ini sendiri.

Tambahkan madu dan jus lemon agar rasanya lebih enak dan rasa mual dan mulas perlahan akan hilang.

6. Istirahat yang cukup

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi maag adalah dengan banyak istirahat. Pasalnya, jika Anda bekerja terlalu keras saat menderita maag, gejala Anda bisa bertambah parah.

Jeda aktivitas apa pun yang Anda lakukan atau istirahat sampai tubuh Anda pulih. Istirahat dapat mengurangi stres yang menyebabkan maag.

7. Dilarang merokok

Apakah Anda seorang perokok? Jika iya, maka lebih baik hentikan kebiasaan buruk ini. Selain menyebabkan berbagai gangguan pernapasan, merokok juga dapat menyebabkan peningkatan asam lambung, yang dapat memicu kambuhnya gejala maag.

Bahkan dengan diet yang baik, jika Anda masih merokok, gejala maag Anda mungkin terus datang kembali. Itulah mengapa berhenti merokok merupakan salah satu cara untuk mengobati dan mengatasi maag.

Berhenti merokok tentu akan sulit karena tubuh Anda mengalami penarikan tiba-tiba nikotin dan zat lainnya. Jadi, lakukan secara perlahan dengan mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi per hari.

8. Kurangi asupan kafein dan alkohol

Jika gejala maag tetap ada bahkan setelah mencoba cara di atas, periksa kembali minuman apa yang Anda minum. Minuman berkafein seperti kopi, minuman ringan dan alkohol dikontraindikasikan pada penderita mulas.

Alkohol diketahui dapat mengiritasi tenggorokan dan lapisan perut serta meningkatkan produksi asam lambung. Minuman ini juga melemaskan otot-otot di sekitar kerongkongan, yang dapat menyebabkan asam lambung lebih mudah naik, memberi Anda sensasi terbakar di dada.

Efek alkohol ini pasti mengharuskan Anda untuk berhenti minum. Tidak ada cara untuk mengatasi maag ini secara tiba-tiba seperti yang dilakukan rokok.

Selain alkohol, minum kopi dan minuman bersoda harus dikurangi, terutama pada penderita GERD. Kedua jenis minuman tersebut diketahui menyebabkan mulas dan memperburuk gejala GERD.

Ada banyak pilihan untuk mengobati dan mengobati maag. Anda dapat memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, dan jika tidak berhasil, Anda dapat beralih ke metode lain. Namun, tidak ada salahnya menggabungkan semua cara tersebut agar memiliki potensi yang lebih besar untuk meredakan maag dan mencegah kekambuhan.

9. Mengambil plasebo

Jika cara-cara di atas tidak efektif dalam mengatasi maag, minum obat adalah solusinya.

Pilihan obat maag yang tersedia berkisar dari antasida hingga antasida. penghambat asam seperti ranitidine, famotidine atau cimetidine; penghambat pompa proton seperti omeprazole dan ranzoprazole.

Dalam beberapa kasus, antibiotik diperlukan untuk mengobati maag, dan perawatan ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Antibiotik biasanya digunakan dalam kombinasi untuk mengurangi infeksi H. pylori.

Meskipun ini adalah cara termudah untuk mengobati maag, ini tidak digunakan sebagai pengobatan utama untuk borok yang sangat ringan. Hal ini dikarenakan penggunaan obat-obatan dapat menimbulkan efek samping dan beberapa kondisi juga sangat berbahaya. Hamil, menyusui, dan orang dengan masalah ginjal, hati, atau tekanan darah tinggi tidak merasa tergantung pada obat-obatan sebagai cara untuk mengatasi maag mereka.

Karena itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat apa pun.

Menerapkan Metode untuk Mencegah Maag Lebih Baik Daripada Mengobati

Gejala di atas berulang. Ini berarti bahwa dengan pengobatan, gejala Anda mungkin hilang, atau mungkin muncul kemudian, karena dipicu oleh berbagai faktor yang berhubungan dengan kebiasaan.

Jadi, jika ingin mengobati maag, mengobati gejalanya dengan obat saja tidak cukup. Anda juga harus mengubah kebiasaan yang menyebabkan maag kambuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.